Karawang-Batujaya(posben.com).
Pertigaan Jalan Baru (JB) Batujaya Kecamatan Batujaya Kabupaten Karawang yang
Berbatasan dengan Kabupaten Bekasi yang di batasi Sungai Citarum ,jalur
tersebut jalan alternatif menuju pantura,Bekasi dan Jakarta bahkan berbagai
tempat wisata yang ada di kabupaten Karawang.salah satunya tepat wisata Tanjung
Pakis,Pulau Putri,candi Jiwa Blandongan,samudra Baru,Pantai pelangi,pantai
Cemara Baru, semua tepat wisata tersebut melintasi Jalan Baru Batujaya,dampak
tersebut mengakibtkan Macet total sejak pukul 11 sampai pukul 18.00,Minggu
(10/07/2016).
Warga mengfaatkan hari liburan lebaran mengunjungi wisata yang ada
di kabupten karawang,bahkan menuju pantai Tanjung Pakis saja memperlukan waktu
hingga 3 -4 jam dari jalan baru Batujaya dampak tersebut di akibatakan
melonjaknya para wisatawan karena di hari terakhir liburan lebaran atau hari
Raya idul fitri 1437H/2016M.
Menurut Anggota Polsek Batujaya
Brigadir Moch.Muchtar.”Kemacetan ini di akibatkan dampak melonjaknya para
pengunjung yang menuju wisata Tanjung Pakis,dan wisata -wisata yang ada di
karawang seperti Samudra Baru,pantai Pelangi,Panatai Putri,Candi Jiwa Blandongan,dan Pantai cemara,yang sangat
signifikan selain itu arus balik ke Jakarta melewati jalur ini (JB
Batujaya-Red).Kemacetan dan melonjaknya
kendaraan yang melewati pertigaan ini sejak pukul 10.00 WIB sampai pukul 18.00 yang parah macetnya sejak
pukul 16.00 samapi 17.00 WiB.Ungkap Anggota Polsek Batujaya Brigadier
Moch.Muchtar,di sela sela kesibukannya atur arus lalulintas, saat di temui
posben.com,Minggu (10/07/2016).
“Anggota Polsek Batujaya di bantu
dari Polres karawang sudah di kerahkan semua untuk atur lalu lintas (Lalin) dan
keamanan di wilayah hukum Batujaya untuk antisipasi melonjaknya para pengujung
wisata Tanjung Pakis dan wisata wisata yang ada di karawang,seperti halnya yang
terjadi sekarang kendaraan dari luar daerah melonjak sangat signifikan yang
menuju tempat wista baik yan arus balik ke jakarata,kami dan berserta anggota
Tanpa lelah untuk atur lalu lintas sejak pagi”.Pungkas Moch.Muchtar Anggota
Polsek Batujaya.
Heryanto,Salah satu penguna
kendaraan yang terjebak macet di jalur Jalan Baru (JB) Batujaya dari Pantai Pakis
Menuju Jakarata.” Saya dari pantai Pakis hampir kurang lebih 4 jam,dampak macet
ini di akibatkan banyak pengunjung yang arah balik dan arah menuju Pantai Tanjung Pakis,selain itu di akibatka jalan menuju pantai Tanjung Pakis rusak
parah.kata Heryanto pada posben.com,saat kena macet
di pertigaan Jalan Baru (JB) Batujaya.Minggu (10/07/2016).
Laporan:Wasim M
Jam 14.42 WIB |
Redaksi : PosBeritaNasional.com
Berita Foto,
Daerah,
Kuliner,
Lintas Wisata
|
Baca Selengkapnya »
 |
|
SEKCAM Kutawaluya,Agus Sanusi,SH
|
Karawang.Hari Libur tepatnya pada
hari sabtu bagi para pegawai Negeri Sipil semuanya secara nasional Libur tidak
ada aktifitas di semua intansi baik tingkat Desa,Kelurahaan,kecamatan.Tapi Lain
dengan sosok Agus Sanusi Sekcam (Sekretrais Kecamatan) Kutawaluya Kabupaten
karawang.Pantau Posben,Dia (Agus Sanusi-Red) ada di ruangan kerja,sabtu
(04/06/2019) sedang Bekerja mempersiapakan berkas surat edaran yang di
intruksikan oleh Bupati Karawang, edaran
Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1437 H/2016M.
Menurut Agus Sanusi,”saya selalu
sigap dan tanggung jawab dalam bekerja kalau pekerjaan saya belum selesai
bagaikan makan tidak minum.Katanya.
Lanjutnya.”saya sedang
membagiakan surat edaran kepada seluruh Desa- desa yang ada di kecamatan
kutawaluya ini sebagi penyambung lidah agar surat edaran ini di laksanakan dan
intruksi dari bupati ini, Selama Bulan Suci Ramadhan ini jangan sampai ada yang
buka warung makan,pemilik usaha hiburan,dilarang memasang reklame
poster,mengedaraakan petasan dan memperdagangkan petasan,dilarang mengedarai
sepedamotor kebut kebutan,itu garis
besar surat edaran bupati karawang dengan no.300/3500/Sat Pol PP Tanggal 03
Juni 2016.Kata Agus Sanusi di ruangan kerjanya.
“Surat edaran Bersama tentang
himbauan Selama Bulan Ramadhan 1437H/2016M ini untuk wilayah kecamatan
Kutawaluya kabupaten karawang sudah du tandatangani oleh.Ketua MUI KH.Asep
Zindani,Plt Kecamatan Kutawaluya Drs.H Asep Wahyu suherman,MM,DANRAMIL 0404
Rengasdengklok.Wawan Triyuana.dan kaplsek Rengasdengklok, Agus
Suwarsono,SH,MM.tambahnya Agus sanusi pada Posben..
Agus Menegaskan.”dengan ini kami
sampaikan bahwa dalam upaya untuk menjaga kehidmatan umat muslim yang sedang
melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1437 H/2016M serta Menyikapi
aspirasi yang berkembang di masyaraakat,maka kondisi ketentraman dan ketertiban
umumnya di Kecamatan Kutawaluya kabupaten karawang menjadi Tugas dan tanggung
jawab seluruh Komponen pemerintah,pemielik tempat usaha dan masyarakata,untuk
itu kami menghibau dalam memperhatiakan surat edaran yang sudah di sebar ke
desa desa.Pungkasnya.
Laporan /Editor: Wasim
Jam 15.11 WIB |
Redaksi : PosBeritaNasional.com
Berita Foto,
Daerah,
Kuliner
|
Baca Selengkapnya »
Karwang.Dalam era perkembangan
global yang begitu pesat, pertanahan merupakan hal yang sangat strategis dan
sensitif, yang memerlukan penanganan sangat serius, memiliki kepastian,
ketegasan sekaligus kearifan, sehingga pengelolaan pertanahan tidak terlepas
dari filosofis bangsa bahwa bumi, air
dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan
sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, sebagiamana telah diamanatkan dalam
pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.
Guna meningkatkan
kinerja dan profesionalisme dalam profesi PPAT, maka Ikatan Pejabat Pembuat
Akta Tanah (IPPAT) melantik dan mengukuhkan kepengurusan IPPAT masa bhakti 2016-2019
pada Selasa (12/4) bertempat di Hotel Resinda dan dihadiri oleh Bupati Karawang
dr. Cellica Nurrachadiana.
Dalam sambutan
singkatnya Bupati Karawang menyampaikan bahwa, keberadaan notaris memiliki
peran yang sangat luar biasa, apalagi pertumbuhan ekonomi makro Kabupaten
Karawang sedang tumbuh begitu pesat. Oleh kareina itu, ketika 15 tahun yang
lalu Karawang hanya terkenal sebagai lumbung padi Jawa Barat sebagai pusat
ketahanan pangan nasional, maka sekarang Karawang membuka pandangan masyarakat
Indonesia bahwa Kabupaten Karawang sebagai pusat Industrialisasi.
Selanjutnya,
keberadaan penunjang-penunjang pembangunan salah satunya adalah yang erat
kaitannya dengan peran serta para IPPAT dan notaris yang berada di Kabupaten
Karawang, hal ini memiliki peran yang sangat luar biasa bagi peningkatan
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karawang.
Oleh karena itu, atas
nama Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang mengucapkan terima kasih atas
partisipasinya dalam rangka pembangunan yang luar biasa ini, seperti pembangunan
jembatan, pembangunan jalan, peningkatan-peningkatan sumber daya manusia,
peningkatan pendidikan dan kesehatan, semua ini memerlukan peran aktif dari
seluruh jajaran IPPAT dan notaries di Kabupaten Karawang.
Pada kesempatan
tersebut dihadiri pula oleh Ketua pengurus wilayah IPPAT Jawa Barat, Ketua
Pengurus INI Kabupaten Karawang beserta seluruh jajaran pengurus baru MPD Kab.
Karawang, perwakilan dari BPN Kabupaten Karawang, Kepala DPPKAD, perwaklian
Polres Karawang.
Jam 23.32 WIB |
Redaksi : PosBeritaNasional.com
Berita Foto,
Daerah,
Kuliner
|
Baca Selengkapnya »
Jakarta,POSBEN.Warung Kopi (WARKOP)
Di beberapa Daerah mungkin anda sudah biasa menjumpai Khususnya Di daerah Jakarta. Menjamurnya WARKOP yang buka 24 jam usaha ini yang mungkin menjanjikan
bagi para pelaku usaha kecil Asal Kabupaten Kuningan.Warung Kopi Asal Kuningan
ini Mempunyai Ciri Khas Tersendiri berbeda dengan warung warung kopi asal jawa
barat lainnya
ciri
Khas warkop asal kuningan ini dengan panci atau dandang bubur kacang ijo dan air
putih yang ber baris menghadap . meja dan tidak menyedikan kue
pancong kalau tersedia kue pancong itu warkop asal daerah Garut.dengan maraknya
warunng warung kopi di beberapa daerah seperti lampung,jogja,semarang bandung dan Jakarta.
Dari awal Obrolan secangkir kopi dan Prihatinnya para pedagang yang sulit untuk
mendapatkan tepat untuk berjualan di daerah lainnaya khusnya di Jakarta.Sekelompok
anak Muda Asal Kuningan Yang DiKomandoi Oleh Egi Rahmatika (26) Terbentuk Lah
Komunitas Anak Anak Warkop Kuningan (KAWAK).Dan Egi Sendiri sekarang Menjadi
Ketua Umum KAWAK untuk memipin Komunitas Selanjutnya Agar para pedagang
Pedagang Warung Kopi Asal Kuningan terus berkembang di seluruh pelosok dan
menjalin silahturahmi lebih erat.
Egi Rahmatika walupun Usianya
Masih Muda Sekitar 26 Tahun asal kabupaten Kuningan ini mempunyai ide yang
sangat cemerlang dengan membentuknya Komunitas Pedagang Warkop Asal Kuningan
yang Nantinya Akan Terus Di data ke
anggotannya Masuk Ke KAWAK.
Menurut Egi saat di Jumpai
Wartawan POSBEN Di Bilangan Kebon Jeruk Jakarta Selatan di Salah satu Anggota KAWAK Warkop 2 Putri Jumat
Malam (25/02/2016).Menuturkan.Berdirinya Komunitas Anak Anak Warkop Kuningan
(KAWAK) Pada tanggal 14 Oktober 2014,baru
satu tahun kita mengadakan ulang tahun.untuk anggota Member Resmi yang Tersebar
Di Beberapa daerah Sekitar 300 Anggota Bahakan anggota Kita ada di daerah
seperti Lampung,Semarang ,Jogja dan Jabodetabek dan Anggota Kami akan Terus
Bertambah.
Lebih lanjut Egi.Di bentuknya
tujuan KAWAK yaitu yang Pertama Menjaga Jalin Silahturami Antar Pedagang asal
Kuningan yang Kedua Mengangkat Nama Baik Kota Kabupaten Kuningan Dan Menunjukan
tatar Sunda Karena Kita orang Sunda.Dan Ciri Khasnyna warkop Kuningan Ada
berbarisan Panci Panci atau dandang yang menghadap ke meja caustamer.
Menurut Egi.Keuntungan Keuntungan Bagi
Anggota KAWAK yang rencana kami Adalah menuju ke sosoial dan Kekeluargaan ,salah
Satunya Waktu Ulang Tahun Yang Pertama kami sudah menyumbangkan Kabut Asap Yang
Di Riau melalui ACT (Aksi Cepat Tanggap),Selain Itu bila ada anggota kita yang
sakit kami Langsung Cepat dan gotong royong Antar anggota untuk Membatu pembiayaan Bagi anggota Kami yang sakit Dari
hasil Iuran Tersebut yang, Besarnya sangat Terjangkau hanya Rp.10.000 (sepiluh
Ribu Rupiah) PerBulan per anggota.dan Program Program Selanjutnaya Kami akan Medirikan
KOPRASI KAWAK yang Nantinaya pungsi dan tujuannnya untuk mensejahtrakan anggota
dari Kekurangan Modal usaha warkop Tersebut.katanya
Lanjut egi. Visi Dan Misi KAWAK,visi
Menyatukan Warkop pedagang Asal Kabupaten Kuningan Misinya Menjalin atau
mempererat Silahturahmi Antar Pedagang
menjadikan lapangan Usaha Dan Mensejahtrakan Anggota KAWAK.Untuk Syarat
Keanggoatan KAWAK harus Orang Kuningan Dan KTP Kuningan sesuai dengan Visi Misi
KAWAK.bagi Yang sudah Mempunyai Kartu
Tanda Anggota (KTA) Wajib iuran Sebesar Rp.10.000 Per Bulan.Uang Tersebut dari
Anggota Untuk Anggota KAWAK.Dengan Iuran Sebesar Rp.10.000 Anggota KAWAK setuju
sepakat dan tidak Keberatan,Ungkap Egi Saat Berbincang Di Warung Kopi (WARKOP)
2 Putri Di Bilangan Kebon Jeruk Jakarta selatanPada Jum’at Malam 25/02/2016).
Harapan Egi Dengan Terbentuknya
KAWAK,” Harapan saya lebih kedepan lebih solit lebih Menjalin Kekelurgaan dan
Bertambah Anggota KAWAK Karena Di DKI saja Belum Semua Terdaftar,Selain itu
Pemeritah Pusat harus Medukung Khususnya
Pemeritah Kabupaten Kuningan Lebih Mensupport Pasalnya Pedagang Warkop Yang Meyebar Di polosok kota kota
besar Mayoritas 80% Asal Kabupaten Kuningan.Selain Itu Kepada Bank agar memberikan
Kemudahan Kepada Anggoata KAWAK dalam Mengajukan Pinjaman Untuk pengembangkana Usaha
Warkopnya.Harapan Egi Pada Mni.
Di Temapat yang sama,Asep salah Satu Anggota
KAWAK yang Mempunyai 3 cabang Warkop Di Jakarta,Menuturkan.” Saya sangat
Mendukung dengan adanya atau terbentuknya KAWAK ,Agar Ada informasi Tentang
Tepat Atau pun Terkait dengan Perkembangan Warkop lebih mudah,selain itu
menjali kekeluargaan lebih dekat dan persaingan usaha lebih sehat,Pungkas asep
Pada POSBEN.(Wasim/Bams)
Jam 12.57 WIB |
Redaksi : PosBeritaNasional.com
Berita Foto,
Bisnis,
Daerah,
Kuliner,
Lintas Wisata,
Lowongan
|
Baca Selengkapnya »