Featured Posts

HUT Kecamatan Kutawaluya Ke 17 Angka Yang Unik


Suasana saat tibanya 61 regu di kantor Camat Kutawaluya yang begitu meriah

Karawang.PosbenNews - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) atau hari jadi Kecamatan Kutawaluya  Ke 17 bertepatan pada tanggal 11 agustus 2016 dipadukan dengan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia  HUT RI ke 71, menjadi moment paling unik dan bersejarah bagi Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang, uniknya tersebut dan sejarah yang paling langka saat bertepatan dengan hari jadi HUR RI Ke 71  sedangakan Kecamatan Kutawaluya HUT ke 17 ini angka kembar kalau dipadukan menjadi empata angka (1771) atau (7117) jadi angka kembar akan terjadi kembali 1 abad atau 100 tahun kemudian.

Meunrut Agus Sansusi sebagai panitia acara HUT Kecamatan Kutawaluya. ”Hari jadi Kecamatan Kutawalauya ini adalah Hari yang Unik karena hari jadi Kecamatan Kutawaluya ini mempunyai Angka Kembar kalau kita padukan dengan HUT RI Yang ke 71 menjadi (1771) atau (7117) jadi angka kembar yang akan terjadi satu abad kemudian atau 100 tahun kemudian, mungkin kita sudah tiada lagi, makanya kita meriahkan semeriah mungkin. imbuhnya.

Susana kegitan HUT kutawalauya yang ke 17,Kamis (11.08.2016),saat para Regu gerak jalan tiba di kantor kecamatan Kutawaluya.
Lajut Agus, acara ini diikuti bebarapa unsur, kita mengundang perangkat desa, Linmas, PKK dan Mahasiswa Unsika, IPB, dan Pacasakti Bekasi kebetulan sedang melaksanakan KKN (kuliah Kerja Nyata) di wilayah Kecamatan Kutawaluya, dipadukan dengan dinas instasi sekolah sekolah setingkat SLTA dan SLTP, dari hasil pendaftaran yang kami terima ada 61 regu setiap regu  ada 11 orang setiap regunya menang semua tidak ada yang kalah dan menang semua akan mendapatkan doorprize setiap regunya dari panitia.

Ditambahkannnya lagi Agus, kegiatan memeriahkan hari jadi Kecamatan Kutawaluya yang ke 17 ini dipadukan dengan HUT RI yang ke 71 tahun 2016 ini banyak yang kita sediakan disamping gerak jalan regu santai, lomba adzan setingkat kepala Desa tanpa terkecuali tidak bisa diwakili, acara HUT RI yang ke 71 berbeda dengan tahun tahun lalu, kegiatan diantaranya lomba menu sehat PKK, lomba joged, lomba tarik tambang dan masih banyak yang lainnya dan puncak kegiatan pada tanggal 17 Agustus 2016, kata Agus Sanusi, sebagai panitia acara sekaligus pegagas acara hari jadi Kecamatan Kutawaluya yang ke17, pada Posben News, Kamis (11.08.2016).

Kepala Sekolah MTsN Rengasdengklok,Suparwoto,MPd
Selain itu di tempat terpisah kepala Sekolah MTsN Rengasdengklok. ”Menurut saya dalam acara hari jadi Kecamatan Kutawaluya yang ke 17 di padukan menyambut HUR RI yang ke 71 sangat bagus bangat karena akan tumbuh rasa kebangsaan dan persatuannya sealin itu sanagat unik kalau kita lihat dari angka 1771 atau 7117 jadi angka kembar. Kami diundang ikut untuk berpartisipasi memeriahkannya mengirim dua regu pria dan dua regu wanita. Kami atas nama MtsN Rengasdengklook Kecamatan Kutawaluya selamat atas hari jadinya Kecamatan Kutawaluya yang ke 17, semoga menambah maju dan profesional dalam pelayanannya terutama dalam bidang pendidikan, pungkasnya Kepala Sekolah Mts Rengasdengklok, Suparwoto,MPd. pada posben News,Kamis (11/08/2016)

laporan: Wasim Mursalim

Jam 18.10 WIB | Redaksi : PosBeritaNasional.com , , , , , , , , , | Baca Selengkapnya »

Maraknya Galian C,DiDugaTanpa Izin



Tanjab barat Pos Berita Nasional- Aktivitas galian C diduga ilegal di Kabupaten Tanjab barat terus berlanjut. Meski tidak mengantongi izin resmi dari pemerintah, namun lokasi penambangan Latriek dan tanah uruq tersebut, tetap beroperasi tanpa adanya larangan dari petugas.
 

Data yang didapat Wartawan Posben di lapangan, saat ini terdapat puluhan lokasi galian C yang beroperasi yang diduga tanpa izin (IUP) Mineral non logam dan batuan. Lokasi galian C itu, tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Tanjab barat, seperti di Kecamatan batang Asam dan Betara, Akibatnya, ratusan juta rupiah uang retribusi yang seharusnya menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD), menguap begitu saja tanpa ada yang mempersoalkannya.
 

”Pemerintah sama saja melakukan pembiaran,”
Sementara Kabid Pertambangan ESDM Provinsi Jambi KAMAL saat di hubungi via hendpon,pihaknya membenarkan bahwa untuk di wilayah kabupaten provinsi Jambi,masih banyak para pemilik galian C /kuari yang belum mengantongi izin yang resmi,termasuk di wilayah Kabupaten Tanjabbar.”saya selaku Kabid Pertambangan di Dinas ESDM saya tidak mengawasi pertambangan atau Galian C yang tidak memiliki izin,saya hanya mengawasi yang memiliki izin.ungkap kamal''.

Ketua LSM Angkasa Idham Chalid menegaskan,Padahal, sudah ada aturan yang jelas yang mengatur masalah galian C tersebut, baik untuk analisis dampak lingkungan, maupun besaran retribusi yang harus dibayarkan oleh penambang, dari setiap kubik bahan galian yang mereka kerok dari dalam perut bumi. ”Ini benar-benar aneh. Padahal sudah ada aturan yang mengatur masalah ini, namun tidak dijalankan,” katanya. Chalid mengaku, dalam waktu dekat ini akan segera melaporkan masalah galian C ini kepada pihak yang berwajib.Ungkapnya kamis (16/6/2016 ).

Lebih lanjut.”Seharusnya, setiap kubik hasil galian yang dihasilkan oleh penambang, 13 persen hingga 25 persen harus masuk ke PAD. Sedangkan satu lokasi saja, satu hari menghasilkan ratusan kubik hasil galian. ”Satu alat berat saja, satu hari bisa mengerok ratusan kubik. Sedangkan yang menggunakan alat berat tidak kurang dari 2 unit.1 lokasi Galian C Kalau saya hitung, setiap harinya ratusan juta retribusi yang tidak dibayar ke pemerintah,” tegasnya.


Belum lagi masalah dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat galian C tersebut, seperti rusaknya jalan, tebing yang rawan terjadi longsor, pencemaran air sungai, serta ancaman lain yang bisa membahayakan masyarakat secara umum.
”Rusaknya jalan disebabkan karena dilewati mobil bertonase tinggi yang mengangkut tanah urug dan batu letriek setiap harinya,” ungkap Chalid. (yogi)


Jam 10.11 WIB | Redaksi : PosBeritaNasional.com , , , , , | Baca Selengkapnya »

Reses Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Karawang,Disambut Baik Oleh Masyarakat


Kepala Desa Mekarasih Wawan Wahyudi dan Ketua Komisi C DPRD kabupetn karawang Elievia Khrissiana. 

Banyusari,Karawang.posben.com.Reses atau Masa Reses adalah masa di mana DPR melakukan kegiatan di luar masa sidang, terutama di luar gedung DPR. Misalnya untuk melakukan kunjungan kerja, baik yang dilakukan anggota secara perseorangan maupun secara berkelompok. Kegiatan reses anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) yang merupakan kewajiban anggota Dewan secara Konstitusional, untuk menyerap aspirasi maupun mensosialisasikan program pelaksanaan kegiatan pembangunan dan aktivitas DPRD,Seperti halanya yang di lakukan anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupten Karawang Elievia Khrissiana,di Desa Mekarasih Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang ,Sabtu (02/07/2016).yang di hadiri warga sekitar para tokoh masyarakat dan perangkat Desa dan kaum ibu ibu untuk menyampikan keluhan tentang pembangunan Desanya terutama tentang Jalan ,Ekonomi dan pendidikan.dengan adanya Reses tersebut di sambut baik oleh masyrakat desa Mekarasih dan bangga dengan datangnya Anggota Dewan langsung ke Desa mekarasih,untuk menjalin silahturahmi lebih dekat lagi dengan wakil Rakyatnya.

Dalam Sambutan pembukaan reses dan sisi tanya jawab dan keluhan keluhan langsung tentang pembangunan Desa Mekarsih.di pimpin langsung oleh Kepala Desa Mekarasih Wawan Wahyudi.
“Saya sangat banyak terimaksih kepada ibu Dewan Elievia khrissiana dari Ketua Komisi C DPRD dari Partai PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan), yang sudah berkenan datang ke Desa kami ini,dan selama ini Aspirasi aspirasi dari Dewan Sudah Terleksana terutama di bidang infrastruktur yang sudah hampir rampung semua,dan ini banyak manfaatnya bagi pertumbuhan  roda perekonomian di Desa kami” Pungkas Wawan saat pembukakan reses menjelang Buka Puasa,Sabtu (02/07/2017).
Dalam Sambutan Elievia Khrissiana ”Saya juga banyak terimaksih Kepada Masyarakat Desa Mekarasih,yang sangat respon dan mengikuti reses kami ini untuk sisi tanya jawab dan keluhan-keluhan yang ada di Desa Mekarasih ini.dengan adanya reses ini saya jadi bisa saling mengenal dan lebih dekat dengan masyarakat,oleh sebab itu mari kita membangun Desa sama- sama agar tingkat pengawasan lebih ketat lagi,agar pembangunnan dari aspirasi tepat sasaran dan dipergunakan sesuai dengan RAB (Rencana Angaran Biaya) .

Lebih lanjut Elievia,”Saya Berharap Kepada Pemimpin Desa ,menjadi pemimpin yang peduli pada masyarakat dan bisa membangun,jemput bola tentang pembagunan Desanya.sekalli lagi saya sangat Apresiasi Kepada Wawan Wahyudi Sebagi Kepala Desa Mekarasih Kecamatan Banyusari yang sudah berhasil membangun Desa Mekarasih terutama di bidang Infrastruktur yang sudah baik semua.selain itu Desa Mekarasih ini mendapatkan penghargaan dari Pemda Karawang desa terbaik tentang penyaluran dan pembayaran beras Raskin.Ungkapnya.

“Agenda Reses sampai bulan puasa ini sudah 6 kali reses dan mengunjungi di 6 Desa yang ada di Kabupten Karawang antaranya,Pertama Desa Cikampek Selatan Kecamtan Cimampek,Kedua Desa Jomin Barat Kecamatan Kota Baru,Ketiga Desa Pacing Kecamatan Jatisari,Keemapat Desa Cirejeg Kecamatan Jatisari,Kewlima Mekarasih Kecamatan Banyusari,Keenam Desa Gempol Kolot Kecamatan Banyusari.dari keenam Desa ini semua menyambut baik dan sangat antusias dengan adanya reses kami ke desa desa di karenakan warga langsung memeberkan unek uneknya kepada saya,yang opaling terbanyak pertanyaan dan keluhan tentang jalan.Allhamduliilah semua aspirasi dari ke enam Desa tersebut sudah terlaksana semua.Kata Elievia di kediaman Daerah Cikampek setelah reses di desa Mekarsari kepada awak media.
Menurut Wawan Wahyudi kepala Desa Mekarsari.”Saya Sangat bangga dan terharu dan anggota dewan yang satu ini (Elievia-Red) yang berkenan datang kedesa dalam rangka reses.
Lanjut Wawan.”Tentunya ibu Elievia Khrissiana ini anggota dewan luar biasa,yang  sangat terkenal  di bidang infrastrukturnya, jalan didesa kami ini hapir rampung semua,sekali lagi saya Apresiasi dan acungkan jempol. saya berharap agar ibu dewan sehat selalalu panjang umur dan amanah dalam menjalankan tugasnya sebagi anggota DPRD Karawang.kata wawan

“Saya sebagai Kepala Desa Mekarasih dan seluruh atas nama warga Desa Mekarasih, banyak terima kasih atas datangnya ibu Dewan Elievia Khrissiana mengadakan reses dan aspirasinya sudah terleksana semua terutama di bidang infrastrukturnya,selain itu saya ini sering mengajukan dan usulan langsung kepada ibu dewan dan langsung di respon. Program dari Aspirasi yang sudah di berikan oleh ibu Dewan ini jalan poros dan jalan jalan penghubung atara Dusun.Ungkap Wawan
Harapan saya pertemuan ini menjadi luar biasa,pertemuan menjadi banyak mengfaat dan penuh makna,kedepan yang jadi harapan para penduduk,Selain itu saya mengajukan tentang perekonomian di desa kami terrealisikan.PR (Pekerjaan Rumah) di Desa Kami Kedepan ingin terleksananya Jalan antar penghubung Dusun Krajan 1 dan Krajan 2,Kurang Lebih 400 Meter lagi,Mudah mudahan tahun depan sudah selesai.Kata Wawan

Menurut Sukandi (56),Anggota LPM mewakili masyrakat Desa Mekarasih.”Dengan adanya Reses Ketua Komisi C, saya banyak terimaksi banyak khusunya ke ibu Elievia.kalau bisa reses ini dilakukan setiap Bulan agar lebih deket dengan masyarakat.allhamduliilah denga adanya reses terus dan adanya aspirasinya dari dewan jalan di desa kami sangat bagus”.Ungkap Sukardi pada .(**Wasim Posben)


Jam 11.44 WIB | Redaksi : PosBeritaNasional.com , , , | Baca Selengkapnya »

43 kades terpilih serentak dilantik,Oleh Bupati Tanjab Barat



Tanjab barat posben-Sebanyak 43 dari 45 Kepala Desa (Kades) hasil pildes serentak gelombang pertama di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,resmi di lantik dan pengambilan sumpah jabatan,dari hasil pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada 9 mai 2016 lalu, hari ini Kamis (16/06/16) resmi dilantik oleh Bupati Tanjung Jabung Barat Safrial di gedung balai pertemuan kantor Bupati.

Bupati safrial dalam sambutanya mengungkapkan kebanggaan dan kegembiraan atas terlaksanya pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 43 kepala desa dari 45 desa yang di laksanakan serentak pasa hari ini''ujar bupati dalam arahanya bupati juga banyak menekankan pentingnya kerjasama dan kordinasi antara kades terpilih dan tokoh masyarakat,sehingga menjadi kewajiban para kades dalam menjalankan tugas agar selalu menjalin kebersamaan dan kekompakan,sehingga tugas membangun menjadi tanggung jawab bersama'' selain itu bupati meminta agar para kades selalu terbuka terkait anggaran desa,dimana para kades harus berhati-hati dalam menggunakan anggaran desa yang sudah mencapai lebih dari 1 milyar per tahun,gunakanlah anggaran yang ada sesuai kebutuhan masyarakat .Namun, Rasa Bahagia 43 kades yang resmi menjabat itu berbanding terbalik dengan yang dirasakan dua kades terpilih yang gagal dilantik karna kesalahan prosedur panitia pilkades, dua kepala desa tersebut adalah Kades Pematang Lumut kecamatan betara dan Kades Tanjung Paku Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.“Hari ini kita lantik semua, kecuali kades tanjung paku dengan kades pematang lumut, itu dibatalkan karna ada kesalahan prosedur yang dilakukan oleh panitia, artinya kalau nanti ada kesempatan kita ulang sambil membenahi kesalahan kesalahan prosedur kemarin,” Ungkap Safrial.

lanjut Safrial menjelaskan, Pilkades serentak untuk pertama kalinya dilakukan di indonesia ini banyak yang mengikuti karna adanya dana desa. Safrial meminta Kades Kedes yang dilantik agar dapat menggunakan dana yang ada sesuai Prosedur dan selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.“Pilkades ini marak semenjak ada dana desa, Makanya saya katakan Gunakan dana dana yang ada itu sesuai prosedur,kalau tidak dia akan terjerat oleh hukum, itu yang pertama, yang kedua saya selalu katakan, kepala desa ini adalah ujung tombak pemerintah, jadilah pelayan yang baik, saya tidak ingin dengar lagi nanti ada ngurus supradik 10 persen, ditanjab barat tidak ada itu, kalau cukup bukti nah itu kita ambil tindakan.” Pungkasnya.
Laporan:Yogi
Editor:Wasim Mm

Jam 09.07 WIB | Redaksi : PosBeritaNasional.com , , , , , | Baca Selengkapnya »

KANNI Sosialisai POSDAHU Di Kelurahan Kenari




: para Peserta POSDAHU berserta Ketua Umum KANNI Ruswan Efendi AR.,SH.(pakaian merah putih Tengah).dan para Advokat yang tergabung Di KANNI.


Jakarta.KOMITE ADVOKASI HUKUM NASIONAL INDONESIA ( PP - K.A.N.N.I.),adalah lembaga khusus yang dibentuk dalam upaya Perlidungan dan Advokasi Hukum yang terdiri dari para Advocat/Pengacara,Konsultan Hukum/Praktisi Hukum/Akademisi Hukum/Mahasiswa HukumPegiat/Pekerja Sosial/Aktivis Bantuan Hukum, dan Tim Advokasi yang sangat perduli dengan persoalan kemanusian terutama bagi para pencari Keadilan dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).Selain itu KANNI  terus akan melakukan sosialisai seluruh Desa desa yang ada di indonesia akan mengadakan POSDAHU (Pos pengaduan Hukum) Seperti yang sudah terbentuk di Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat Pada Pekan Lalu.
POSDAHU Yang Di Selennggarakan Di DKI Jakarta Kelurahan Kenari Jalan Jambrut No 14 Jakarta Pusat,Sabtu (04/06/2016).Dengan tema “Sadar dan Taat Hukum Yang Berkeadilan” yang Di ikuti 50 Bahakan Peserta Yang Hadir ada yang berasal dari Banten.

Dalam sambutannya Ketua Umum KANNI, Ruswan Efendi AR.,SH.”Dimana maksud dan tujuan setelah di bentuk dan diberikan pelatihan hukum Kepada peserta dapat berguna menciptakan kader Advokasi yang handal di dalam masyarakat sehingga diharapakan dapat menerima pengaduan.
Lebih lanjut,”pendampingan dan perlindungan hukum pada setiap anggota masyarakat yang menghadapi permasalahan hukum baik permasalahan pidana umum,Narkoba,Perceraian dan Sengketa Pertanahan yang kemudian dapat memahami dalam setiap penyelesaian penanganan permaslahan  hukum yang timbul di dalam masyarakat baik secara Penyelesaian secara Musyawarah atau Kekeluargaan atau pendampingan dari semua proses hukum dalam pembinaan dan pengawasan para Advokat atau Pengecara yang tergabung di dalam Pimpinan Pusat Komite Advokasi Hukum Nasional Indonesia (PP-KANNI) sehinggga menyelesaikan permasalahan dengan cara baik.

“Selain itu juga,berfungsi untuk mendeteksi sejak dini dan memberikan informasi yang akurat terkait adanya peredaran gelap dan Advokasi terhadap masalah narkoba,dan mengkal adanya jaringan gerakan atau organisasi teroris di dalam masyarakat.”Pungkas Ruswan Efendi AR.,SH.di sela sela saat pembekalan POSDAHU di kelurahan Kenari Jakarta Pusat sabtu (04/06).Pada posben.

Menurut Peserta Asal Bantan.” Dengan diadakan POSDAHU dan terbetuknya di setiap pelosok Desa-desa ini sangat bagus,pasalnya Masyarakat yang tidak mengerti hukum jadi mengerti hukum gimana menyelesaikan persoalan hukum selain itu sadar hukum tidak melangggara hukum, saya sangat dan sangat mendukung dengan diadakan diklat seperti ini yang di selengagrakan oleh KANNI.Pungkasnya.

Penulis/Editor:wasim mursalim

Jam 22.36 WIB | Redaksi : PosBeritaNasional.com , , , | Baca Selengkapnya »